Minggu, 13 April 2014

Kenangan Dalam Binder Jeans

Waktu...
Melihat kebelakang, aku merasa telah meninggalkan banyak teman, banyak kenangan.

Saat itu sedang berlangsung kuliah Struktur Konstruksi 1, entah ada angin apa aku mengeluarkan kertas-kertas dari binder jeans yang aku desain sendiri.

Kertas pertama adalah kertas saat jaman SMA. Kertas yang berisi materi bahasa jepang. Kalau aku tak salah ingat, kertas itu adalah kertas sontekan saat ujian. Hahaha. Iya, aku pun pernah mensontek. Aku tak sesuci yang orang anggap :p

Lalu kertas kedua yang kubuka adalah kertas mengenai tanggapan teman-teman tentang aku. Aku sombong katanya, ada pula yang bilang aku baik dan pintar, dan ada pula yang mengatakan aku jutek. Lucu membacanya. Seburuk itukah aku? Hahaha. Yang pasti, omonganku masih tetap tinggi hingga sekarang.
Kertas ketiga adalah tumpukan surat ucapan selamat ulang tahun dari jaman SMP hingga SMA. Kubaca satu persatu. Kutemukan sebuah kertas binder yang diberikan oleh seorang teman SMP yang sekarang berkuliah di UNPAD, berisi silsilah keluarga. Silsilah mengenai hubungan 8 perempuan dengan lelakinya, ya dapat kalian tebak kalau 8 itu adalah teman segengku. Saat itu temanku mengetahui kalau aku dekat dengan lelaki huruf "R". Iya, hingga sekarang pun masih dekat. Banyak R dalam hidupku jaman itu, bukan hanya kamu loh Vin. Hahaha.
Lalu kubaca surat lainnya, dari R. Revin. Katanya, "Selamat Ulang Tahun sahabatku." Ya...terimakasih Vin! Satu persatu kubaca dan tersenyum. Menarik. Aku masih menyimpan benda-benda seperti itu.

Kertas keempat adalah kartu peserta. Kartu peserta SERU3 dan kartu peserta olimpiade matematika. Yang menarik adalah, kedua hal itu diadakan di kampusku sekarang.

Lalu kertas terakhir adalah kertas jaman SD. Kertas yang berisikan tandatangan para penghuni asrama saat di Jakarta. Waktu itu aku dan beberapa teman yang bergabung dalam paduan suara ikut lomba di Jakarta, dan menginap disana selama 1 minggu. Aku sekamar dengan 2 anak perempuan yang berasal dari Palembang dan 3 orang teman satu sekolahku. Aku ingat kejadiannya, malam hari.

Saat sebelum pergi ke Jakarta, kami memang berencana untuk melakukan hal ini, dan yang mengumpulkan tanda-tangan terbanyak akan diberi hadiah.
Aku lupa itu hari keberapa, kalau tak salah malam sesudah lomba. Malam itu kami melangsungkan rencana itu, mengumpulkan tanda tangan. Kami berkeliling mencari tanda tangan, berkenalan dengan peserta dari kota lain. Menyenangkan. Saat itu aku tak berani berkeliling asrama terlalu jauh, jadi aku hanya mencari didaerah dekat kamarku saja. Sedangkan temanku yang lain benar-benar mencari. Berkat mereka, peserta lain pun tertarik mengikuti apa yang kami kerjakan. Mereka juga meminta tanda tangan dan berkenalan. Ya, itulah mengapa aku tetap menyimpan kertas itu. Penuh dengan kenangan :)

Aku memang senang menyimpan hal-hal kecil seperti itu. Menyenangkan. Menjadikannya abadi.
Aku bahkan masih menyimpan hadiah kecil yang sekarang berumur 7 tahun dari R. Sebuah gantungan bertuliskan ARTI. Sebuah gantungan yang kata pemberinya berfungsi untuk menemaniku ketika bosan. Terimakasih banyak! Akhir-akhir ini aku memang sering ditemani olehnya, Vin. Terimakasih.

Aku senang menyimpan kenangan. Aku senang saat mengingatnya...juga sedih. Terlalu banyak waktu yang sudah dilewati bersama teman-teman yang sekarang hilang. Menyedihkan saat kamu tak tahu dimana mereka sekarang.

Aku senang menyimpan kenangan, aku juga senang membuat kenangan.

Biarlah yang lalu menjadi kenangan yang kusimpan, dan aku selalu siap membuat kenangan baru untuk disimpan. Aku akan merasa senang saat membukanya, mengingatnya kembali :)