Rabu, 27 Maret 2013

Teman? Kenanglah

Beberapa hari lalu, saya diberi tugas membuat puisi. Dan banyak yang masih beranggapan kalau membuat puisi harus dengan kata yang indah, kalimat bermajas, dan diksi yang lebay.
Bukan berniat mengajari, karna saya sendiri masih seorang pelajar dengan pengetahuan membuat puisi yang terbatas.
Saya mulai yakin kalau isi puisi tak selalu dengan kata-kata 'lebay' saat membaca buku Sammy, 'Kelakar Tanpa Batas'.
Puisi berjudul Televisi yang ada di buku tersebut merubah saya. Puisi berjudul Televisi ini menggunakan kata-kata yang sering dipakai di kehidupan sehari-hari. Dan saya jadi terinspirasi untuk digunakan di puisi saya. Walau akhirnya bukan puisi ini yang ku kumpulkan, tapi saya tetap ingin puisi ini diabadikan :)

Dan inilah puisi saya yang berjudul "Teman? Kenanglah" :

---------------------

Teman? Kenanglah


Sekolahku SMA NEGERI SEBELAS
Tempat untuk belajar
Dan juga mendapat teman

Teman pertama,
Biasa saja
Kadang rajin belajar, tak suka mabal
Nilai pun hanya rata-rata
Standar

Teman kedua
Yang ini rajin belajar
Ikut organisasi di sekolah
Pulang sekolah langsung rapat
Kadang izin tengah pelajaran
Dispen katanya

Teman ketiga
Dia nakal
Ke sekolah sangat pagi demi masa depan katanya
Malah mensontek PR ke teman lain nyatanya
Siang-siang selalu mabal
Menghisap Marlboro rupanya

Teman keempat
Rupanya cukup ternama
Rambutnya panjang
Bedaknya tebal
Lima senti sepertinya

Teman kelima
Dia orang kaya
Membawa Jazz terbarunya
Di kanan iPhone, di kiri iPad
Ingin pamer rupanya

Teman keenam
Yang ini aneh rupanya
Dari pelosok menuju kota
Untuk menuntut ilmu awalnya
Sekarang mulai pamer gadget terbarunya
Ngakunya bawa iMac
Nyatanya hanya iPad
Salah gaul ternyata

Teman selanjutnya
Tiap minggu creambath
Tiap hari ke restaurant mahal
Minimal Gokana
Untuk makan katanya
Uang dari mana?
Hasil pinjam rupanya

Itulah temanku di sekolah
Memang ajaib kelihatannya
Beberapa hasil metamorfosis pergaulan
Tapi biarkanlah untuk dikenang
Dikenang di Sebelas duaribu tigabelas.
-----------------------------

Ya itu puisi saya.
Semoga suka.
Anggap saja ini kenang-kenangan karna sebentar lagi kita LULUS!
Lulus bersama dan masuk univ yg didambakan :") aamiin.
Published with Blogger-droid v1.7.4

3 komentar:

  1. meski puisinya dibuat dengan kata-kata yg sederhaana, tapi jadinya baagus loh

    BalasHapus