Kamis, 28 Februari 2013

Huruf ke-18. Huruf ke-1. Huruf ke-19. Huruf ke-1.

Kali ini mau curhat. Kasian sih blog ini sudah lama tak terjamah... Di post kali ini saya memilih untuk bercerita saja. Post kali ini bakal random banget. Saya akan menulis semua kejadian yang diingat... Jadi yang gak mau baca ya gak apa-apa. Gak rugi kok :v
Kata-kata "aku" dapat berubah sewaktu-waktu jadi "gue" "saya" , dsb.

------
Hari ini absurd. Dimulai dari pagi yang sangat panas, menyatakan statement yang menyakitkan ke seorang teman yang di pelajaran pertama aja udah izin pulang dengan alasan sakit (lemah!!) dan masalahnya, dia sering banget izin pulang karena alasan sakit. Lalu, entah kenapa hari ini aku mempermasalahkan, "Kenapa hidup orang sulit atau hidup aku yang dipermudah? Atau orang yang mempersulit padahal bisa mudah?" entahlah. Yang pasti saya jarang mempersulit suatu masalah (entah Tuhan tidak sayang kepadaku, katanya kalau diberi cobaan itu tanda Tuhan sayang kepada kita). 

Setelah itu entah mengapa mendadak ingin ke Gramedia membeli buku. Sebelum pergi, aku berpikir buat sekalian nonton(+main, udah lama!!!!) karena hari ini Film Belenggu sudah keluar (film ini sangat recommended untuk pencinta film thriller, film ini disutradarai oeh Upi--yang ngebuat Radit dan Jani, RCRR, Serigala Terakhir, dll). Aku pun memilih untuk menonton juga.

Di rumah, aku selalu memperkirakan kira-kira sampai sana jam berapa, beli tix jam berapa, main jam berapa sampai jam berapa, pokoknya semuanya sudah diperkirakan. Keren kan?? *Biasa aja* *aku terlalu berlebihan*. Oh iya, asalnya pun aku mengajak sang adik buat nonton juga, tapi dia ada tambahan-_- jadi nonton sendiri lagi. Eh iya!!! Jadi inget, tadi tes Jepang dan ada bagian yang aku salah tulis. Niatnya "Hitori" malah jadi nulis "Hitari". Lalu terjadi percakapan ,
Sensei : "Hitari? Maksudnya apa?"
Arti : "Sendirian sensei."
Sensei : "Sendirian itu hitori."
Arti : "Oh salah ya. Bentar diganti dulu ya." *kemudian ganti status jadi relationship* *enggak deh bohong* *cuma ngehapus ta jadi to*

Iya, jadi kenapa saya salah nulis di kata yang berarti 'sendirian'. Berarti saya gak boleh sendirian lagi :))

Next, ceritanya aku sudah sampai gramed dan mau ngambil duit dulu di ATM. Daaaaan, sumpah kenapa lama banget tuh orang yang di dalem. Gak tau deh mau ngapain. Awalnya curiga mau ngerampok, tapi lebay amat ya pikirannya :)) . Udah ngambil duit, langsung beli novel. Niatnya buat ujian praktek Indo, semoga saja memang begitu.

Lalu aku memesan tiket. Pesannya cukup satu. Setelah ke XXI memesan tiket, aku ke Tz buat main T3. Belum sampe ke dalem, aku sudah melihat sosok laki-laki yang aku tahu itu siapa. Asalnya gak mau main, tapi yaudahlah main aja, toh udah kenal ini. Lalu masuklah saya. Menunggu dia selesai main. Setelah dia selesai, saya colek atau sentuh atau apapun lah entah namanya sambil berkata "Hai" dan aku tersenyum, lalu menggesekkan kartu Tz ku.

Aku kira responnya dijawab Hai atau disenyumin balik, ternyata... oke gak bisa dijelasin ekspresi mukanya. Masih inget deh pokoknya :)) yasudah, mungkin kamu cocok untuk dikenang. Skip.
Lalu, giliranku main. Setiap aku main, dia pergi. Sesekali menghampiri mesin T3 buat minum *dia menyimpan minumannya disitu* *mungkin sekalian ngeliat gue*. Ya kita berada dalam hening. Hahaha :))
Lucu kalau diinget...
Waktu saya ngomong "Duluan ya" kayaknya dia juga mau ngomong sesuatu tapi diduluin sama saya, dan saya langsung melipir ke XXI karena bentar lagi film yang sudah aku nantikan sejak lama akan segera dimulai.
Ternyata dia... ya begitulah, itu alasan kenapa dia diem mulu.

Aku jadi bertanya-tanya... Apakah kamu R selanjutnya?? :)) Ya dan mungkin saya hanya kegeeran dan kepedean. NYAHAHAHA XD
Mungkin iya mungkin tidak.
Kamu, huruf ke-18, selamat tidur~ oyasuminasai

Dann kamu huruf pertama, semoga gak sendirian terus ya. Kasian lama-lama. Nanti kamu lupa caranya pergi sama orang lain.

Bye...

-artimgwt-