Minggu, 11 September 2011

Nathan dan Mellodi

''Aku yakin kita akan bertemu lagi! Aku sangat yakin! Semoga keyakinanku itu berjalan secepatnya. Apa kau yakin akan hal itu juga?'' teriak Mello di sebuah ruangan besar yang terlihat sangat sepi sampai-sampai teriakan itu bergema. ''Aku juga yakin kalau kamu bakal percaya itu, semoga saja apa yang aku mau didengar tuhan dan segera terkabul.'' lanjut Mello di ruang itu.
Tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka sedikit, Mello pun langsung melihat ke arah pintu karena posisinya sedang menghadap pintu.
''Ada siapa di dalam??'' tanya orang itu yang tak terlihat jelas perawakannya karena ruangan itu sedikit gelap.
''Ada aku Mello. Siapa kau?'' jawab Mello terlihat sedikit takut.
''Aku, sebentar aku nyalakan ruangan ini agar tidak gelap ya.'' ucap orang itu, dari suaranya orang itu sepertinya laki-laki. ''Aku Nate...'' lanjut orang itu yang katanya bernama Nate.

''Ohya, ada apa ke sini? Aku Mellodi, cukup panggil Mello.'' ucap Mello.
''Entahlah aku juga kurang tau, tiba-tiba aku ingin ke sini.'' ucap Nate yang masih berjalan mencari saklar lampu. ''Oh ini dia saklarnya.''
Saat lampu itu dinyalakan mereka berdua langsung berpandangan dan tak ada satupun yang berbicara. Wajah mereka terlihat kaget.
Dan pada akhirnya setelah berdiam dalam ruang itu Mello yang berbicara, ''Nate? Kau bukan Nate... Kau Nathan!'' teriak Mello senang.
''Hey kau Mello?? Tak kusangka kita bisa bertemu disini. Memang aku Nathan, dan teman-temanku di sekolah memanggilku Nate, karena katanya wajahku mirip Near yang ada di Death Note juga supaya singkat aja manggilnya Nate, kalo Nat kan gak enak.''
''Nathan!'' Melo pun refleks berlari ke arah Nathan dan memeluknya.
''Mello, aku tidak tau ternyata ini yang membawaku kesini... Mellodi yang ingin aku kesini ternyata. Melo, kau tau? Aku sangat rindu padamu!'' ucap Nathan.
Mello hanya diam dan tetap memeluk Nathan. Dan memang setelah sekian tahun tidak bertemu wajah Nathan selintas terlihat mirip dengan Nate River atau Near yang ada di komik Death Note.
''Nathan, kau sepertinya memang mirip Near. Tapi sepertinya otakmu belum seperti Near. Hahaha.'' ucap Mello diiringi tawanya.
''Ohiya dan sampai sekarang otakmu dan perilakumu sama sekali belum mirip dengan Mello yang ada di Death Note! Jadi kita imbang ya.'' jawab Nathan usil.
Mereka berdua pun tersenyum senang.
''Tuhan mendengar doaku.'' ucap Mello dalam hati.

''Ya ternyata kita punya telepati hati ya Nathan, dan aku yakin kau lah yang aku cari selama ini. Separuh hatiku yang hilang itu ada padamu.'' batin Mello, "Dan sebenarnya kita punya persamaan. Jika Near dan Mello saling melengkapi, begitu pula kita. Mellodi dan Nathan saling melengkapi."

-end-


*cerita galau yang ketimbun di draft, dan akhirnya aku posting tanggal 11 Sept 2011.
-neARTI/ @rrrtsapari -