Minggu, 28 Maret 2010

25-03-10

Hari kamis, 25-03-10 ini (cukup) menyenangkan...

Hem pagi sekali saya bangun dan melakukan hal rutin yang memang setiap hari dilakukan... Lalu sarapan dan setengah 7 langsung meninggalkan sekolah dan menyapa pintu gerbang 13 yang (katanya) THE BEST!
Sesampainya di kelas lalu duduk di bangku dan menjalankan pemantapan.
Setelah pemantapan lalu latihan mengisi lembaran LJK untuk UN. Beres-beres dan oleh guru diizinkan pulang

Tapi saya merasa malas, jam 10 masa pulang?males yang ada -.- dan akhirnya saya memutuskan untuk menetap di sekolah sembari menunggu untuk TRIDAYA disekolah...

Di kelas saat menunggu saya, nuris, dan syifa bermain permainan yang (sangat) UDIK! Ya kami bermain dandan-dandanan.
Alat dan bahan cukup pengahapus untuk papan tulis dan korban.
Langkahnya hanya mengoleskan penghapus ke wajah korban, dan voila jadilah si hitam yang manis(hoek)

Setelah bermain datanglah fahmi, dan dengan nekat yang tinggi dan rasa berani yang cukup besar, nuris melakukan langkah diatas kepada fahmi. Saat itu eki bilang, ''ih si fahmi mah ga ngaruh atuh ga keliatan itemnya juga''
Lalu nuris dan fahmi terus berlarian karena apa? Muka fahmi hampir 75persennya terkena penghapus itu. Mereka berlari dan menghancurkan kelas yang baru dibereskan tadi.

Setelah itu garagara Nuris, saya, syifa, eki menjadi ikut terkena sihitam manis itu. Dan alhasil separuh orang yang ada dikelas terkena. Ya kecuali rifa nadia dan ridha yang sedang bersantai ria di dekat papan tulis menunggu teman-temannya yang lain datang dari singgalang membawa untuk persiapan UN.

Setelah kena, ada satu orang yang belum terkena. Fatima... Ya, eki pacarnya membantu fatima agar ikut ternoda juga. Dan alhasil fatima marah (padahal syifa aja seneng digituin... Rame kan syifa??makanya bermainlah bersama kami, jangan bersama alam bawah sadarmu) sesudah itu tanpa rasa tanggung jawab, si penghancur kelas (n-f) keluar dari kelas dan menuju depan kelas...
Saya pun di depan bersama salsa-novi-nuris-fahmi-gilang-bagus. Saya meminta salsa untuk mengajari saya rubiks, dan alhasil saya bisa menyelesaikannya.

Setelah itu kelas yang sudah saya tunggu kelas G-FORCE keluar dari masjid. Saya pun memberi pesan singkat melalui ponsel E-63 saya dengan pulsa seadanya, kepada hanin. Tapi hanin tak membalas... Dan beberapa menit kemudian hanin datang bersama wikha dengan tujuan mencari uti-aida. Kami pun ke atas, dan tak ada siapa-siapa. Lalu ke kantin

Saat di kantin muncul sebuah ide yang sangat sederhana, yaitu mencoba menelpon aida, dan aida bilang ke kelas 9j aja, mau nyiapin kejutan buat rezy (ya si rezy ultah). Kami pun keatas dan menuju 9j.

terlihat uti sedang menata kue dan lilin... Lalu muncul pertanyaan, ''rencananya mau gimana?''
Uti menjawab, ''gatau atuh, rezy-nya jg udh dateng udah dibawah da.'' dan sampai pada akhirnya, kami semua ripuh dan riweuh...

Lalu saat rencana sudah (kurang) fix, aida menelpon rezy menyuruhnya ke atas. Dan saat rezy membuka pintu ia bertanya uti mana??? Dan uti-nya pun tak ada... Ternyata taraaaaa... Uti datang dengan membawa kue dengan lilin yang menyala (tinggal) dua batang.
Hoo saya tertawa, kejutan yang gak banget itu! Lalu tiup lilin, make a wish, dan si emang yang menyebalkan datang ke kelas dan memarahi! Apalagi kunci kelas sedang dipegang saya -,- dan si emang brengs itu berkata, ''euh nya dieukeun kuncina. Ku emang dikunci SIA!'' hahanj siemang etalah -.-zz emang ni sekolah milikmu hah?
Setelah prosesi potong selesai, terjadilah adu krim yang lagi-lagi mengenai muka. Tapi saya bilang saja kalau saya sudah terkena tadi jadi saya tidak menjadi korban ;))


Setelah itu menuju tridaya...
Di tridaya mah biasa aja gaada yang rame :p







-sekian cerita dari AMT, sekian-